# enterprise-persyaratan-pemotretan-tekstur

> Panduan memotret tekstur sendiri dengan kamera DSLR profesional, pencahayaan, dan metode pemrosesan gambar yang tepat.

- **URL**: https://www.coohom.com/id/helpcenter/enterprise-requirements-for-shooting-textures
- **Locale**: id_ID
- **Updated**: 2026-08-19

## Content

Proses pemotretan sangat penting untuk membuat sampel tekstur berkualitas tinggi. Dengan kamera DSLR profesional dan pencahayaan yang sesuai, Anda dapat memotret tekstur sendiri agar gambar memenuhi standar restorasi tekstur. Anda juga akan memahami kebutuhan peralatan, sampel, pencahayaan, serta metode pemrosesan gambar yang umum digunakan.

Cara memotret tekstur sendiri
=============================

**Yang Anda perlukan: pencahayaan yang baik dan kamera SLR profesional.**

* Peralatan fotografi profesional terbaik yang Anda perlukan adalah kamera DSLR.
* Ponsel tidak disarankan karena kualitas gambar dari kamera ponsel belum memadai. Selain itu, filter pada kamera ponsel dapat menyebabkan perbedaan warna sehingga gambar lebih sulit disesuaikan.

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1733886123251/C825B9F6E621AFA5ADE616F0201EDB4D.png)

**Keunggulan dan tantangan peralatan fotografi profesional:**

* **Keunggulan:** tekstur terlihat jelas, dan peta tekstur yang dihasilkan berukuran lebih besar.
* **Tantangan:**Anda perlu terampil mengambil gambar, serta memperhatikan cahaya dan detail. Buat bagian tengah lebih tajam dan bagian tepi lebih buram. Setelah pemotretan, foto juga perlu diperbaiki.

Persyaratan sampel pemotretan
-----------------------------

1. Ukuran papan di atas 600mm\*600mm, dengan tekstur yang utuh.

2. Tidak ada cacat atau kotoran pada papan.

3. Tekstur sampel terlihat baik dan dapat mewakili tekstur produk.

Persyaratan pencahayaan
-----------------------

1. Kami menyarankan studio profesional karena kontrol pencahayaannya lebih baik.

* Gunakan tiga softbox dengan tiga lampu pada sudut siku-siku untuk menerangi produk dari tiga arah.
* Kamera dipasang pada tripod dan mengambil gambar pada sudut 90 derajat.
* Objek di sekitar juga dapat difoto untuk kebutuhan pascapemrosesan.

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/image/png/1748501023648/A8CEBABD0663ECBAEEE7516DF7A7D2B5.png)

2. Jika tidak ada studio di dekat Anda, cari area terbuka yang teduh. Gunakan mode yang sesuai, misalnya "Auto", dengan lampu kilat dimatikan dan tanpa pencahayaan buatan. Pastikan material mendapatkan pencahayaan yang merata. Hindari sorotan cahaya atau bayangan, karena keduanya akan membuat pemrosesan setelahnya menjadi sangat sulit.

* Catatan: Jangan lupa memeriksa pengaturan kualitas gambar agar Anda mendapatkan hasil terbaik.
* Pemotretan vertikal: bidik objek secara tegak lurus dengan lensa kamera. Jaga jarak yang sesuai, pastikan seluruh objek masuk dalam bingkai dan setiap detail terlihat tajam. Ambil bidang pandang yang luas, dan tidak perlu khawatir dengan area sekitar karena bagian tersebut dapat dihapus pada proses berikutnya.

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1733886129624/702562FDE60ABD2F345D776C04C54608.png)

Memproses foto
--------------

**Metode pertama: pemrosesan dengan plug-in**

Praktis dan cepat, cocok untuk tekstur dengan pola sederhana dan teratur, tetapi dapat menurunkan kualitas foto.

**Metode kedua: pemrosesan dengan Photoshop**

Lebih rumit, tetapi dapat mempertahankan kualitas foto.

* Berapa resolusi gambar? ---- Tidak lebih dari 5000\*5000 piksel.
* Berapa ukuran file? ---- File tekstur tidak boleh melebihi 5M.

|------------------------------------------------------------------------------------------------------|------------------------------------------------------------------------------------------------------|
| **Foto asli**                                                                                        | **Foto setelah diproses**                                                                            |
| ![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748499849012/8961A88A40859313BC954B4FA352AEDB.png) | ![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748499906312/C206F8643E93CE95BC5BD5E6DB08E986.png) |

Setelah pemrosesan selesai, Anda dapat mengunggahnya dan melihat hasil rendering\~

Masalah umum
============

|------------------------------------------------------------------------------------------------------|------------------------------------------------------------------------------------------------------|------------------------------------------------------------------------------------------------------|
| **Masalah Pertama:** Arah tekstur miring.                                                            | **Masalah Kedua:** Efek sorotan.                                                                     | **Masalah Ketiga:** Sudut tidak tepat.                                                               |
| ![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748500295657/B698FB91DAA5A47B918A1F8B3AF07E6B.png) | ![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748500298844/C5839BDBF4BAD0CBAF54EFE98C88F001.png) | ![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748500328620/A58BAA0E89F22F192366F579BD8011E5.png) |

<br />

**Ada dua faktor utama yang perlu Anda perhatikan saat memotret:**

1. Ambil foto secara tegak lurus. Tekstur sulit ditangkap dengan tepat jika material datar tetapi posisinya miring.

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1733886142556/88FFA10F7CA766A047EC369BB5D82F77.png)

2. Pastikan pencahayaan merata. Pencahayaan yang keliru sangat sulit ditangani.

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1748500683605/253E2F63C8C2175F7FB894659B1AA9BB.png)

**Gagal Gagal Benar**

Cara memotret sampel tekstur
============================

![](//qhstatic-sg-s3.coohom.com/yuntai/image/png/1733886144642/A2C648FACCAFEDEDAC3BDC761BCAF702.png)